- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
April Nanti Kawasan Wisata Batam dan Bintan akan Dibuka

Keterangan Gambar : Wisatawan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat masuk ke Resor Kepri Coral di Kota Batam, Oktober 2020 silam. Foto/TEMPO|Yogi Eka Sahputra
KORANBATAM.COM - Dua kawasan pariwisata yakni Batam dan Bintan diperkirakan dibuka untuk wisatawan mancanegara pada 21 April 2021. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pemerintah Singapura. Termasuk mendapat dukungan dari pemerintah pusat, yang juga melakukan perbincangan secara government to government (kepemerintahan),” kata Ansar Ahmad, di Tanjungpinang, Sabtu (13/3/2021).
Ansar menyebut, Lagoi di Bintan dan Nongsa Point Marina Batam menjadi poin awal untuk masuknya wisatawan mancanegara. Dua kawasan ini, kata dia, sudah siap menjalankannya dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung.
“Upaya memulihkan ekonomi dengan menggairahkan sektor pariwisata semakin mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat,” ujar Ansar.
Menurutnya, dalam rangka mendukung kesiapan di sektor pariwisata itu, dimulai dengan vaksinasi. Mulai pekan depan, pelaku pariwisata mulai divaksin bertahap bahkan sejumlah masyarakat di kawasan tersebut juga akan divaksin.
“Ini semua dalam upaya reaktivasi sektor pariwisata,” ucap Ansar.
Ansar turut menjelaskan bahwa, Lagoi Bintan, meski ada 15 hotel, baru empat hotel yang akan buka. Kawasan ini juga sudah menyiapkan perangkat tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR)
Meski sudah tersedia, katanya, kemungkinan cukup menggunakan Genose (alat test deteksi dini Covid-19 melalui hembusan nafas) yang terbukti efektif mendeteksi Covid-19. Penggunaan Genose ini disambut baik bagi mereka yang ingin berkunjung ke Kepri. Selain caranya mudah, biayanya murah.
“Secara umum mereka sangat siap, mudah-mudahan langkah ini menjadi awal yang baik mengembalikan Kepri sebagai daerah tujuan wisata. Sehingga perekonomian Kepri terus meningkat dan kembali mencapai pertumbuhan yang tinggi, dimana kasus penyebaran Covid-19 bisa terus ditekan,” kata Ansar soal rencana pembukaan Batam dan Bintan.
Sumber: TEMPO


















































