- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Antisipasi Banjir, Dinas PUPRPRKP Anambas akan Revitalisasi Sungai Sugi

Keterangan Gambar : Kepala Dinas PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad (ist)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPRPRKP) Kabupaten Kepulauan Anambas membuat program kerja di Tahun 2024 untuk mengantisipasi banjir yang kerap kali menjadi langganan tahunan di wilayah Kecamatan Siantan, Tarempa.
Seperti Sungai Sugi yang ada di Tarempa, Dinas PUPRPRKP akan melakukan revitalisasi dan membuat kolam retensi yang bertujuan untuk menahan debit air sebelum turun ke hilir.
Kepala Dinas PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad, mengatakan di Tahun 2024 ini pihaknya akan merekayasa aliran air di Sungai Sugi dengan membuat dua sodetan baru agar air dari darat dapat langsung mengarah ke laut dan direncanakan pada bulan Maret 2024 revitalisasi tersebut sudah berjalan.
"Sebagai upaya pencegahan banjir yang kerap kali terjadi, kita akan membuat dua sodetan baru, dengan adanya sodetan baru tersebut, maka air dari darat dapat langsung mengarah ke laut sehingga tidak terjadi penumpukan di Sungai Sugi yang dapat menyebabkan banjir," ucap Syarif Ahmad saat dikonfirmasi, Selasa (16/01/2024).
Syarif Ahmad juga menyampaikan, untuk program revitalisasi Sungai Sugi ini, Dinas PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas menggunakan anggaran dari APBD sekitar Rp.10 Milliar.
Untuk rencana pembangunan kolam retensi, Syarif menjelaskan bahwa sebelumnya telah dilakukan peninjauan langsung oleh anggota DPR RI Dapil Kepulauan Riau dan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera untuk mengalokasikan anggaran agar pembuatan kolam retensi tersebut dapat terealisasi.
"Jadi, kolam retensi atau folder penahan air ini nantinya juga akan kita buat, tentunya kita juga sudah berkoordinasi dengan anggota DPR RI dan BWS Sumatera untuk mengalokasikan anggaran agar pembuatan kolam retensi ini dapat terlaksana," sebut Syarif Ahmad.
Rencananya, lanjut Syarif, untuk pembuatan kolam retensi ini, anggaran yang digunakan berkisar Rp. 30 Milliar.
"Ya kita berharap, hal ini bisa terwujud demi mengantisipasi banjir yang lebih maksimal di wilayah Kecamatan Siantan, Tarempa," harap Syarif Ahmad.
Tak hanya itu, Syarif juga memaparkan delapan pekerjaan prioritas Dinas PUPRPRKP di Tahun 2024 yang bersumber dari pagu anggaran yang ada seperti, sodetan drainase Sungai Sugi menuju ke laut, tempat penampungan air di wilayah Tanjung, pembangunan gedung serbaguna di Jemaja, Masjid di beberapa desa, pembukaan dan lanjutan jalan di beberapa titik dan lanjutan pembangunan pelantar beton dari Tebang ke Belibak.
"Tahun 2024 ini, kita mempunyai delapan pekerjaan prioritas yang bersumber dari pagu anggaran yang sudah ada, salah satunya adalah membuat sodetan drainase Sungai Sugi menuju ke laut," papar Syarif Ahmad.
Syarif juga mengungkapkan bahwa pagu anggaran Dinas PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas di Tahun 2023 adalah sebesar Rp.283 Milliar sedangkan di Tahun 2024 ini pagu anggarannya hanya sebesar Rp.83 Milliar dan itu sudah termasuk dengan pembayaran belanja pegawai.
"Walaupun dengan anggaran sebesar itu tetapi kita akan tetap memaksimalkan dengan beberapa pembangunan prioritas yang akan kita laksanakan pada Tahun 2024 ini," pungkas Syarif Ahmad.




















































