- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Antisipasi Balap Liar, Satlantas Polres Tanjungpinang Kerjasama Disperindag Prov Larang Jual Knalpot Racing

Keterangan Gambar : Anggota personel Satlantas Polres Tanjungpinang bersama pegawai Disperindag Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri terlihat sedang memberikan himbauan kepada pemilik bengkel agar tidak menjual knalpot racing. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Dalam mengantisipasi aksi balapan liar di wilayah Kota Tanjungpinang, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri memberikan himbauan larangan penggunaan kenalpot racing kepada pemilik toko atau bengkel yang menjual knalpot racing di Kota Tanjungpinang dan pengurus Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanjungpinang, AKBP Fernando, S.H, S.I.K., melalui Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Tanjungpinang, AKP Teuku Fazrial Kenedy, S.H, S.I.K, M.M, pada Selasa (28/12/2020) kemarin.
“Personel Satlantas Polres Tanjungpinang bersama pegawai Disperindag Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri, telah melaksanakan pengecekan terhadap toko atau bengkel yang menjual knalpot racing di kota Tanjungpinang. Kita juga memberi himbauan kepada pemilik toko, agar tidak menjual knalpot racing karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan dapat disalahgunakan untuk melaksanakan balap liar,” kata AKP Teuku Fazrial Kenedy.

Keterangan gambar : Anggota personel Satlantas Polres Tanjungpinang sedang menempelkan kertas himbauan larangan penggunaan kenalpot racing di Kota Tanjungpinang. (Foto : istimewa)
Selain itu, lanjut Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, pihaknya juga menghimbau kepada pengurus SPBU agar tidak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada pengendara yang menggunakan knalpot racing tersebut.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya balapan liar, yang mengganggu kenyamanan di wilayah Kota Tanjungpinang,” tandasnya.
(red)


















































