- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
Angkatan 61 Serdik Sespimmen Gugah Kesadaran Masyarakat Pakai Masker

Keterangan Gambar : Serdik Sespimmen Polri Dikreg Angkatan 61, Kompol Yunita Stevani, membagikan masker kepada pengendara mobil di Penyebrangan Roro Pelabuhan Telaga Punggur, Kabil, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Senin (10/5/2021).
KORANBATAM.COM - Peserta Pendidik (Serdik) Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimmen) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan 61, Kompol Yunita Stevani, membagikan masker kepada masyarakat di Penyebrangan Roro Pelabuhan Telaga Punggur, Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin (10/5/2021). Langkah tersebut untuk menekan dan memutus penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
“Kegiatan ini dalam rangka pencegahan Covid-19 di wilayah Pelabuhan Telaga Punggur, Kabil, Kecamatan Nongsa khususnya,” kata Kompol Yunita Stevani.
Dalam kesempatan ini, Yunita berharap masyarakat makin sadar akan pentingnya protokol kesehatan agar mata rantai penyebaran Covid-19 tidak meluas lagi sehingga perekonomian kembali normal seperti biasa.
“Selain bagikan masker, personel juga memberi imbauan kepada masyarakat untuk tetap patuh Protokol Kesehatan dengan cara memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Sebab, ia khawatir Indonesia akan menjadi seperti di India yang saat ini mencekam akibat gelombang kedua Covid-19 jika masyarakat nekat mudik.
“Untuk mencegah meledaknya kasus Covid-19 di Tanah Air, khususnya mendekati hari Idulfitri yang tinggal menghitung hari, bangsa Indonesia harus menjadikan kasus Covid-19 di India sebagai pelajaran. Sebab, jika masyarakat abai dan tak peduli terhadap protokol kesehatan, kasus di India bisa juga terjadi di Indonesia,” kata Kompol Yunita.
Kegiatan ini, kata Kompol Yunita Stevani, sebagai langkah meminimalisir penyebaran Covid-19 dan juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan di Batam.
“Sebagai petugas, selain menjaga diri kita sendiri, kita juga harus mengingatkan kepada masyarakat sehingga semuanya sama-sama berupaya menghentikan penyebaran wabah pandemi ini (Covid-19),” tandas Yunita.
(ilham)
















































