- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Amsakar: Warga Batam Antusias Divaksin Covid-19

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (dua dari kiri), menyapa salah seorang peserta vaksinasi Covid-19 di Temenggung Abdul Jamal, Seibeduk, Batam, Selasa (15/6/2021).
KORANBATAM.COM - Kesadaran warga Batam untuk divaksin Covid-19 terus meningkat. Hal itu bisa dilihat dari jumlah warga yang melakukan vaksinasi di Temenggung Abdul Jamal (TAJ), Seibeduk, dalam tiga hari terakhir.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, hari pertama vaksinasi di Temenggung Abdul Jamal ada sebanyak 900 warga. Kemudian, hari kedua meningkat drastis menjadi 1.900 dan hari ketiga ada 2.500 warga divaksin.
“Hal ini menunjukan bahwa masyarakat memang sangat antusiasme untuk divaksin,” kata Amsakar, Selasa (15/6/2021).
Namun, pihaknya tetap mengimbau kepada para warga untuk tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan tidak berkerumun saat datang untuk divaksin.
Terkait sempat terjadinya antrean yang panjang di Temenggung Abdul Jamal. Amsakar mengatakan, hal itu terjadi tidak berlangsung lama dan dapat segera diatasi oleh petugas di lapangan.
“Jadi vaksinasi ini dimulai jam 08.00 WIB, tapi ternyata banyak yang sudah datang sebelum jam itu. Sehingga antrean sempat panjang, tapi itu tidak berlangsung lama,” ujarnya.
Amsakar menjelaskan bahwa, pihaknya bersama Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Barelang Polda Kepri, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam, Letnan Kolonel (Letkol) Kav Sigit Dharma Wiryawan, langsung melakukan evaluasi. Sehingga ke depan antrean panjang tidak terjadi lagi.
“Saya langsung turun ke lapangan tadi, untuk selanjutnya akan kita evaluasi supaya kejadian tadi pagi tidak terjadi lagi,” jelasnya.
Kemudian, Amsakar juga memastikan saat ini masih ada sekitar 400 vials stok vaksin dan dipastikan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi masyarakat Batam. Pemerintah Kota (Pemko) Batam juga terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.
“Intinya kami tetap ingin lebih baik ke depannya. Jangan sampai terjadi lagi seperti ini, agar percepatan ini tidak mengabaikan Protkes,” ujarnya.


















































