- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
Amsakar: Jangan Ada Keraguan untuk Divaksin

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meninjau vaksinasi Covid-19 bagi Perkumpulan Teochew Batam, Rabu (9/6/2021).
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak seluruh elemen masyarakat Batam untuk tidak ragu lagi untuk divaksin. Hal itu penting untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Batam.
“Jangan ada keraguan lagi, vaksin ini aman sudah diuji oleh orang yang ahli dibidangnya. Jadi serahkan saja kepada ahlinya,” kata Amsakar saat meninjau vaksinasi masyarakat Perkumpulan Teochew Batam, Rabu (9/6/2021).
Karena itu, Amsakar juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Perkumpulan Teochew Batam yang sangat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19. Pihaknya berharap masyarakat yang sudah divaksin bisa turut mengkampanyekan bahwa vaksin sangat aman dan efektif.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan dalam 10 hari ke depan paling tidak 50 ribu masyarakat Batam harus sudah divaksin. Tujuannya tidak lain adalah untuk dapat menekan penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.
“Karena itu, ayo ajak saudara, kerabat dan tetangganya untuk tidak takut divaksin Covid-19,” ujarnya.
Amsakar juga menjelaskan bahwa, jika 70 persen masyarakat Batam sudah divaksin Covid-19, pihaknya yakin sektor pariwisata bagi wisatawan mancanegara akan dapat dibuka kembali. Salah satu satu kawasan yang disiapkan adalah pariwisata Nongsa.
Jika hal tersebut terealisasi tentu diharapkan dapat mendorong ekonomi masyarakat Batam meningkat. Itu sebabnya pihaknya mengajak agar masyarakat juga memiliki komitmen yang sama untuk membantu pemerintah menyelesaikan masalah Covid-19.
“Untuk bisa membuka travel bubble di Nongsa, syaratnya 70 persen masyarakat Batam harus sudah divaksin,” katanya.
Pada kesempatan itu, Amsakar juga kembali mengingatkan agar protokol kesehatan dapat terus dijalankan. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan mencuci tangan dengan air mengalir serta menggunakan sabun.
“Untuk hari ini ada 6.700 yang akan kita vaksin, di luar program vaksinasi yang dilakukan Puskesmas. Usai divaksin protokol kesehatan tidak boleh diabaikan,” ujarnya.















































