- Dekranasda Pantau Perkembangan UMKM dan IKM di Tiga Desa
- Kajari Anambas Ajak Insan Pers Kolaborasi Secara Positif
- Tim Wasrik dan Evaluasi Mabes AD Tinjau Pelaksanaan TMMD Kecamatan Siantan Utara
- Kajati Kepri Resmikan Gedung Kejari Anambas Minta Pelayanan Profesional dan Humanis
- Komisi II DPRD Kepulauan Anambas Tinjau Lahan Hibah untuk Pembangunan Perum Bulog
- Kapolsek, Kanit Intelkam Bengkong dan Nelayan Temukan Remaja Tenggelam di Alur Laut Tanjung Buntung
- Keracunan Makanan, BGN Tutup Dapur MBG Desa Air Asuk
- Ayub: Pelabuhan Perikanan Antang Bakal Penambah PAD Anambas
- TMMD TNI Manunggal Mulai Digelar di Desa Mubur
- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
5 Sekolah Tingkat SD dan SMP Mendapat Pembinaan dan Pendampingan Penyusunan Adiwiyata

KORANBATAM.COM, ANAMBAS - Untuk penyusunan Dokumen Gerakan Peduli Lingkungan Hidup (Adiwiyata), Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Pemkab Anambas lakukan pendampingan Gerakan Peduli Lingkungan Hidup terhadap 5 sekolah setingkat SD dan SMP.
Adapun sekolah tersebut diantaranya, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Ababil Jannah Payamaram, SDN 003 Putik, SDN 001 Ladan, SDN 003 Air Asuk, dan SDN 003 Air Sena.
"Kita juga melakukan kunjungan sekolah Adiwiyata Provinsi Kepri yakni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Huda Payalaman dan sekolah Adiwiyata tingkat Nasional yaitu SMP Negeri 1 Palmatak," kata Ekodesi kepada wartawan, Rabu(31/3/2021).
Ekodesi berharap dengan adanya sekolah Adiwiyata bisa menjadi contoh bagi sekolah lain. Tujuan pembinaan dan pendampingan ini untuk memberikan kesadaran kepada warga sekolah mulai dari kepala sekolah, komite, guru, dan peserta didik guna terciptanya upaya pelestarian lingkungan hidup di kawasan lingkungan sekolah dan terbawa di kehidupan sehari-hari.
"Pembinaan ini diharapkan bisa membawa kesadaran bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari. Yang terpenting tujuannya mengajak agar kita hidup bersih," katanya.
Menurut Ekodesi, Tim Pembina Adiwiyata Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup menjelaskan tentang program Adiwiyata dengan menyampaikan 4 komponen yaitu, kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berwawasan lingkungan, kemitraan, dan sarana prasarana ramah lingkungan untuk menuju Sekolah Adiwiyata.

Jika keempat komponen tersebut telah diterapkan dan menjadi budaya oleh warga sekolah maka lingkungan sekolah akan menjadi nyaman untuk kegiatan belajar mengajar. Keberhasilan pelaksanaan program sekolah dalam peningkatan dan pengembangan mutu lingkungan sekolah.
"Sekolah Adiwiyata bukanlah sebuah lomba untuk menang atau kalah tapi juga sebuah kewajiban karena lingkungan yang kita tempati harus kita jaga kelestariannya,"ujar dia. (Jhon /Khairol).

















































