- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
3.800 Warga Nongsa Antusias Jalani Vaksinasi Covid-19

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meninjau vaksinasi Covid-19 bagi warga Kecamatan Nongsa, Sabtu (12/6/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 3.800 warga Kecamatan Nongsa antusias menjalani vaksinasi Covid-19. Dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat, warga dengan baik antre dan mengikuti arahan petugas.
Camat Nongsa, Arfandi, mengatakan, warganya sangat antusias untuk dilakukan vaksinasi Covid-19. Dengan tertib para warga mengikuti semua tahapan yang diarahkan oleh petugas, mulai pendaftaran hingga disuntik vaksin.
“Alhamdulillah tertib, jaga jarak tetap dilaksanakan saat antre,” kata Arfandi, Sabtu (12/6/2021).
Menurutnya, sebanyak 3.800 warga tersebut merupakan yang melakukan pendaftaran secara online. Sedangkan yang offline pihaknya mengaku masih belum mendapatkan jumlah pastinya.
“Untuk yang sudah daftar online, kita lakukan pagi. Kalau yang belum, kita mulai siang jam dua,” katanya.
Sementara, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Kecamatan Nongsa yang begitu sangat antusias mengikuti program vaksinasi massal yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Amsakar juga memastikan bahwa, vaksin Covid-19 baik itu Sinovac atupun AstraZeneca sudah diuji oleh ahli yang memang mempunyai keahlian di bidangnya. Sehingga dapat dipastikan vaksin ini aman dan halal.
“Intinya jangan ada keraguan lagi, vaksin ini sangat aman,” kata Amsakar.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan. Meskipun sudah divaksin, protokol kesehatan tidak boleh kendor dan harus diterapkan dalam setiap menjalankan aktivitasnya.
“Protokol kesehatan harus terus ditingkatkan, divaksin bukan berarti seseorang itu langsung terbebas dari Covid-19. Tapi vaksin ini dapat menambah imunitas tubuh,” ujarnya.
















































