- Begini Dampak Positif MBG yang Dirasakan Masyarakat Anambas
- Hino Faisal: Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan untuk Merajut Persatuan dan Kebersamaan Membangun Anambas
- Pesan Ketua Tim Penggerak PKK Memaknai Kemerdekaan dengan Penuh Tanggungjawab Menjaga Persatuan
- Bupati Anambas Ajak Warga Menjaga Persatuan dan Kebersamaan
- DPRD Anambas Paripurnakan Nota Kesepakatan Perubahan KUA PPAS
- Anggota DPRD Anambas Minta Pemerintah Gerak Cepat Bantu Warga Jemaja yang Krisis Air Bersih
- Wakil Wali Kota Medan Terima Audiensi Sultan Deli, Bahas Kenduri Diraja Hingga Revitalisasi Istana Maimun
- Perkuat Sinergitas dan Keterbukaan Informasi, Lanal Tarempa Gandeng Insan Pers
- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
3.300 Guru hingga Lansia Dapat Vaksinasi Covid-19

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau Vaksinasi Covid-19 di Batam, Kamis (1/4/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 3.300 guru hingga warga lanjut usia (Lansia) di Kota Batam divaksin Covid-19, Kamis (1/4/2021). Vaksinasi tersebut ditinjau langsung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Untuk para guru, vaksinasi dipusatkan di Sekolah Yos Sudarso dengan total 2.200 guru. Kemudian para lansia, relawan rumah duka, dosen Universitas Internasional Batam (UIB), Tzi Chi dan Maha Vihara Duta Maitreya Batam dipusatkan di Kampus UIB Batam.
Sebanyak 600 orang divaksin. Selanjutnya, para pendeta, tokoh agama kristen dan jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Manhop dipusatkan di GBI Manhop dengan peserta vaksinasi sebanyak 500 orang.
Rudi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam saat ini tengah berupaya agar permasalahan Covid-19 bisa segera selesai. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan vaksinasi Covid-19.
“Meskipun sudah divaksin, tetap menjalankan protokol kesehatan. Jangan sampai kendur,” kata Rudi di Sekolah Yos Sudarso, Kamis (1/4/2021).
Rudi menjelaskan, Pemko Batam saat ini telah mengizinkan proses belajar tatap muka di sekolah. Mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), yang telah memenuhi persyaratan aka diizinkan melaksanakan belajar tatap muka di sekolah. Oleh sebab itu, pihaknya berpesan kepada para guru, orang tua siswa dan seluruhnya yang terlibat untuk sama-sama berkomitmen menerapkan protokol kesehatan. Rudi tidak ingin jumlah kasus Covid-19 bertambah dari kluster sekolah.
“Karena sudah saya izinkan (belajar tatap muka), tentu saya tidak ingin jumlah kasus bertambah. Karena itu saya selalu mengingatkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
Kemudian, Rudi juga mengajak para guru di Batam yang telah divaksin untuk membantu pemerintah menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa vaksin aman, supaya masyarakat tidak ragu. Pihaknya sendiri menargetkan akhir tahun 2021 seluruh masyarakat Batam sudah divaksin. Sehingga permasalahan Covid-19 bisa segera selesai dan ekonomi bisa kembali bergairah sebagaimana yang diharapkan.
“Saya harap Desember semuanya sudah divaksin, saat ini vaksinasi memang dilakukan secara bertahap,” katanya.

















































