- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
3.300 Guru hingga Lansia Dapat Vaksinasi Covid-19

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau Vaksinasi Covid-19 di Batam, Kamis (1/4/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 3.300 guru hingga warga lanjut usia (Lansia) di Kota Batam divaksin Covid-19, Kamis (1/4/2021). Vaksinasi tersebut ditinjau langsung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Untuk para guru, vaksinasi dipusatkan di Sekolah Yos Sudarso dengan total 2.200 guru. Kemudian para lansia, relawan rumah duka, dosen Universitas Internasional Batam (UIB), Tzi Chi dan Maha Vihara Duta Maitreya Batam dipusatkan di Kampus UIB Batam.
Sebanyak 600 orang divaksin. Selanjutnya, para pendeta, tokoh agama kristen dan jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Manhop dipusatkan di GBI Manhop dengan peserta vaksinasi sebanyak 500 orang.
Rudi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam saat ini tengah berupaya agar permasalahan Covid-19 bisa segera selesai. Karena itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan vaksinasi Covid-19.
“Meskipun sudah divaksin, tetap menjalankan protokol kesehatan. Jangan sampai kendur,” kata Rudi di Sekolah Yos Sudarso, Kamis (1/4/2021).
Rudi menjelaskan, Pemko Batam saat ini telah mengizinkan proses belajar tatap muka di sekolah. Mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), yang telah memenuhi persyaratan aka diizinkan melaksanakan belajar tatap muka di sekolah. Oleh sebab itu, pihaknya berpesan kepada para guru, orang tua siswa dan seluruhnya yang terlibat untuk sama-sama berkomitmen menerapkan protokol kesehatan. Rudi tidak ingin jumlah kasus Covid-19 bertambah dari kluster sekolah.
“Karena sudah saya izinkan (belajar tatap muka), tentu saya tidak ingin jumlah kasus bertambah. Karena itu saya selalu mengingatkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
Kemudian, Rudi juga mengajak para guru di Batam yang telah divaksin untuk membantu pemerintah menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa vaksin aman, supaya masyarakat tidak ragu. Pihaknya sendiri menargetkan akhir tahun 2021 seluruh masyarakat Batam sudah divaksin. Sehingga permasalahan Covid-19 bisa segera selesai dan ekonomi bisa kembali bergairah sebagaimana yang diharapkan.
“Saya harap Desember semuanya sudah divaksin, saat ini vaksinasi memang dilakukan secara bertahap,” katanya.















































