- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
319 Pasien OTG di Asrama Haji Sembuh

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kanan), dan Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, menyapa warga yang menunggu pulang setelah dinyatakan sembuh usai karantina mandiri di Asrama Haji Batamcentre, Kamis (3/6/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 319 pasien Covid-19 tanpa gejala (Orang Tanpa Gejala/OTG) di Batam dinyatakan sembuh usai menjalani karantina mandiri di Asrama Haji Batam, Kamis (3/6/2021).
“Alhamdulillah ini kabar baik untuk kita semua, artinya apa yang dilakukan pemerintah selama ini sudah benar dan hari ini ada 319 yang sembuh dari total 553 pasien yang menjalani karantina mandiri terpadu di Asrama Haji,” ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat meninjau proses pemulangan pasien di Asrama Haji.
Amsakar juga mengatakan, banyaknya pasien sembuh tersebut menjadi sinyal baik dalam langkah menangani pasien OTG. Hal ini pula, kata Amsakar sudah sesuai harapan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam.
“Semua pasien yang menjalani karantina sudah fasilitasi dengan baik,” katanya.
Ia melanjutkan sejumlah kegiatan yang dijalani pasien seperti senam untuk kebugaran pasien. Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan kebutuhan gizi para pasien.
“Kita sediakan makan dan minum, juga makanan dan minuman tambahan. Bahkan, smeua makanan yang disediakan juga dipesan khusus oleh ahli gizi,” ujarnya.
Adapun 319 pasien sembuh tersebut sudah menjalani swab antigen dengan hasil negatif. Selain pasien sembuh, terdapat 80 pasien yang sedang menunggu untuk dikarantina di asrama haji.
“Kita sterilkan dulu tempatnya, baru 80 orang yang akan menjalani karantina mandiri diperbolehkan masuk,” ujarnya.
















































