25 Pelukis Batam Jadikan Museum Raja Ali Haji Jadi Objek Lukisan
Reporter : MELAYUNEWS.COM 11 Mar 2021, 22:16:14 WIB HIBURAN
25 Pelukis Batam Jadikan Museum Raja Ali Haji Jadi Objek Lukisan

Keterangan Gambar : Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, melihat langsung pelukis Batam saat melukis Museum Batam Raja Ali Haji, Kamis (11/3/2021).


KORANBATAM.COM - 25 Pelukis dari berbagai komunitas di Kota Batam menjadikan Museum Batam Raja Ali Haji sebagai objek lukisannya, Kamis (11/3/2021). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu ajang untuk mempromosikan destinasi wisata di Kota Batam.

Haryono, penggagas acara bertajuk Live Painting On The Spot, mengatakan bahwa, dipilihnya Museum Batam Raja Ali Haji karena tempat tersebut kini jadi salah satu destinasi wisata menarik di Kota Batam. Ia menilai, gedung yang berlokasi di Dataran Engku Putri, Batam Centre ini memiliki berbagai sudut yang menarik untuk diabadikan di atas kanvas.

“Kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi, happy fun lintas komunitas dan juga sekaligus mempromosikan Museum Batam Raja Ali Haji,” katanya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam yang mendukung kegiatan melukis di objek wisata baru di Kota Batam itu. Dikatakannya, kegiatan serupa bakal berlanjut di Rumah Limas Potong Nongsa.

“Hari ini para seniman melukis langsung objek yang bersentuhan dengan pariwisata. Tujuannya, kami ingin ikut berkontribusi mempromosikan Kota Batam kepada wisatawan,” terangnya.

Sementara, Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menyambut baik kegiatan yang digelar oleh komunitas pelukis di Kota Batam tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sebagai bentuk rasa cinta para seniman kepada Museum Batam Raja Ali Haji. Museum ini merupakan destinasi baru di Kota Batam dan sudah banyak komunitas yang ingin mengekspesikan karyanya di museum, seperti yang dilakukan komunitas pelukis tersebut.

“Pemko Batam akan terus mendukung atraksi seperti ini. Melukus termasuk dalam 16 sub sektor ekonomi kreatif,” ujar Ardi.

Apabila pintu masuk perbatasan (borders) sudah dibuka, Ardi optimis museum dan objek wisata lain di Kota Batam akan kembali ramai dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Bahkan, sambung Ardi, atraksi melukis mungkin juga bakal disenangi oleh wisatawan.

“Karena nanti wisatawan bisa ikut melukis dan mengabadikan museum dan tempat wisata lain di Kota Batam,” tutupnya.





Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;