- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
- Wakil Bupati Anambas Peduli Warga Kurang Mampu dan Pembangunan Tempat Ibadah melalui RB&H Foundation
- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
Tangani Kepulangan PMI, Danrem 033 WP Ditunjuk sebagai Ketua Satgasus Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan

Keterangan Gambar : Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memimpin Rakor Satuan Satgas Khusus Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan Provinsi Kepri di Rupatama lantai 4 Kantor Gubernur Kepri, pada Jumat (23/4/2021).
KORANBATAM.COM - Komandan Resor Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP), Brigadir Jenderal (Brigjend) TNI Jimmy Ramoz Manalu, ditunjuk sebagai Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan yang akan menangani berbagai persoalan penanganan Covid-19 terkait kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) mandiri melalui Batam.
Penunjukkan ini berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Khusus Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, di Ruang Rapat Utama (Rupatama) lantai 4 Kantor Gubernur Kepri, pada Jumat (23/4/2021).
Rapat digelar untuk mencari solusi terbaik tentang rencana penanganan kepulangan ribuan PMI atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melalui pelabuhan Batam.
Dalam rapat, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Arif Fadillah, memaparkan tentang perkembangan terakhir jumlah masyarakat yang terpapar virus Corona Virus Disease-2019 (Covid-19).
“Dalam grafik mingguan ada kecenderungan naik yang cukup signifikan. Beberapa daerah, seperti Bintan, yang sebelumnya cenderung menuju ke zona hijau malah ke arah oranye bersama Batam dan Tanjungpinang juga berstatus zona oranye. Harus ada upaya terus menerus dan lebih tegas agar penyebaran Covid 19 bisa ditekan seminimal mungkin. Salah satunya terhadap penanganan kepulangan PMI, agar tidak memunculkan klaster-klaster baru penyebaran Covid di wilayah kita,” kata Sekda Provinsi Kepri, Sabtu (24/4/2021).
Setelah mendengar penjelasan dari Sekda Provinsi Kepri, Gubernur Kepri langsung menunjuk Danrem 033/WP sebagai Ketua Satgassus Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan yang akan menangani berbagai persoalan penanganan Covid-19 terkait kepulangan PMI mandiri melalui Batam.
“Sebagai tindaklanjut arahan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, saat Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kepri beberapa waktu lalu. Kita minta bantu Pak Danrem 033/WP untuk jadi Ketua Satgassus Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan yang meneruskan penanganan masalah penegakan protokol kesehatan terkait kepulangan PMI via Batam yang sebelumnya dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Saya juga minta secepatnya, agar disusun kebutuhan dan anggaran berkoordinasi dengan Pemko Batam sehingga bisa langsung diverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebelum saya laporkan ke BNPB,” kata Gubernur Kepri dalam rapat tersebut.
Gubernur juga minta agar Tim Satgassus Perlintasan menyusun tentang detail rencana kepulangan PMI. Tidak hanya ketika dari luar negeri sampai di Batam, tetapi juga ketika tiba di Batam dan rencana kepulangannya ke kampung halamannya masing-masing.
“Termasuk juga program karantina dan isolasi bagi PMI yang ada di Batam dan Tanjungpinang. Kita minta semua dilaksanakan dengan ketat, sehingga kita bisa tekan penyebaran Covid-19 di wilayah kita dengan dengan seminimal mungkin,” harap Gubernur.
Menurut Ansar Ahmad, penanganan kepulangan PMI atau TKI harus dilakukan dengan serius dan dengan cara-cara yang baik serta terencana.
“PMI itu salah satu pahlawan devisa negara kita. Mereka tetap harus diperhatikan sampai mereka bisa pulang ke kampung halamannya masing-masing,” ujarnya.
Sementara, Danrem 033/WP, Brigjen TNI Jimmy Ramos Manalu, mengaku siap mengemban tugas sebagai Ketua Tim Satgassus Penanganan Covid-19 Daerah Perlintasan dengan sepenuh hati. Persoalan penanganan pemulangan PMI yang serius dan terpadu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pemerintah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.
“Untuk itu, kita siap mengemban tugas. Apa-apa yang diperintahkan oleh Pak Gubernur, segera kita tindaklanjuti,” kata Danrem 033/WP.







































_jpg.jpg)











