- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
Pekerja Salon dan Barbershop Batam Divaksin Covid-19

Keterangan Gambar : Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Perumahan Puri Malaka, Batam, bagi para pelaku barbeshop dan salon, Sabtu (26/6/2021).
KORANBATAM.COM - Puluhan pelaku barbeshop dan salon divaksin Covid-19 bertempat di Perumahan Puri Malaka, Batam, Sabtu (26/6/2021). Vaksinasi Covid-19 Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam rangka percepat target vaksinasi Covid-19 di Kota Batam.
Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Edi Sutrisno, mengatakan, antusias pelaku pariwisata tinggi untuk mendapat vaksin Covid-19. Barbershop dan salon tersebut hasil penyisiran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam ke anggota asosiasi pariwisata.
“Kita menargetkan semua pelaku pariwisata di Kota Batam selesai divaksin, salon dan barbershop hasil jemput bola kita,” kata Edi.
Selain itu, ada peserta tambahan vaksinasi yakni ekspatriat yang bermastautin dan bekerja di beberapa kawasan industri di Batam yang berasal dari Malaysia, Australia, Filipina, dan India.
“Percepatan vaksinasi Covid-19 ini bertujuan, bahwa Batam siap menyambut wisatawan,” jelasnya.
Sementara, Ardiwinata, salah seorang masyarakat Puri Malaka yang juga sebagai Kepala Dinas (Kadis) Budpar Kota Batam menyampaikan bahwa, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, terus mendorong percepatan vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan yang berhubungan dengan kepariwisataan.
“Untuk mencukupi kuota 500 orang, saya minta izin pak Rukun Warga (RW) untuk pekerja barbershop dan salon juga divaksin diperumahan kami, karena pekerja barbershop dan salon jasanya selalu di butuhkan wisatawan ke Batam,” kata Ardi.
Ardi juga mengatakan, setelah mendapat vaksin tetap harus menerapkan protokol kesehatan 5M, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
“Kami akan terus mendata dan memfasilitasi pekerja salon dan barbershop yang jumlahnya sangat banyak di Batam. Meski sudah divaksin, jangan abaikan protokol kesehatan. Vaksinasi ini untuk meningkatkan imun tubuh, harapan kita agar warga bisa terlindungi dari Covid-19,” ujarnya.



































_jpg.jpg)
















