- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
- Wakil Bupati Anambas Peduli Warga Kurang Mampu dan Pembangunan Tempat Ibadah melalui RB&H Foundation
- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
Kemendagri Minta Pemda Buat Terobosan Atasi Inflasi di Anambas Seperti Operasi Pasar

Keterangan Gambar : Pemda Anambas saat mengikuti rapat virtual dengan Kementerian Dalam Negeri bahas Inflasi di Daerah, Senin(12/12/2022).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dalam rangka pengendalian inflasi di Indonesia, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), kembali gelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang di ikuti seluruh Bupati dan Walikota Se - Indonesia, Senin (12/12/22).
Bupati Kepulauan Anambas turut serta dalam rakornas tersebut secara virtual bersama para Asisten, Staf Ahli Bupati, Forkopimda dan Perwakilan OPD dilingkungan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Rakor yang dipimpin oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir Balaw menyampaikan beberapa arahan terkait pengendalian inflasi seperti, perlunya langkah antisipasi imbas kenaikan harga bahan pangan jelang akhir tahun yang diakibatkan naiknya permintaan.
"Khususnya daerah yang mayoritas merayakan Natal dan Tahun Baru, karena tingginya permintaan komoditas bahan pangan. Kami mengharapkan untuk seluruh Pemda membuat inovasi, terobosan, atau ide-ide baru guna mengatasi inflasi pada daerah masing-masing," ujarnya.
Selain itu, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir Balaw menyampaikan bahwa ada 6 (enam) upaya kongkrit yang dilakukan Pemerintah Daerah dalam menghadapi Inflasi antara lain yaitu melaksanakan Operasi Pasar.
"Upaya yang dapat dilalukan dengan melaksanakan Sidak Pasar dan Distributor agar tidak menahan barang, Kerjasama dengan Daerah Penghasil Komoditi untuk kelancaran Pasokan, Gerakan Menanam, Merealisasikan BTT dan Dukungan Transportasi dari APBD," kata Tomsi.
Dipenutup pidatonya Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyampaikan kebersamaan semua pihak diperlukan untuk mengatasi inflasi, jika mau dipahami penyebab inflasi, maka kita mampu mengatasinya dengan semaksimal mungkin.(red)







































_jpg.jpg)











