- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
Kabar Baik, Wali Kota Batam Sebut Banyak Investor akan Tanamkan Modalnya di Batam

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kemeja putih lengan panjang), lakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki Musala Al-Ba
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan kabar baik, banyak investor yang bersiap-siap menanamkan modalnya di Batam. Keadaan ini tentu menjadi angin segar bagi perekonomian Batam. Syaratnya, Batam harus terlebih dahulu bebas Covid-19.
“Kita akan bangkit. Sudah banyak yang mau masuk (investor) ke sini,” kata Rudi saat Safari Ramadan di wilayah Sekupang, Batam, Senin (26/4/2021) malam.
Safari kali ini, Rudi menyambangi Masjid Baiturrahim, Perumahan Pondok Pelangi, Kelurahan Tiban Indah. Lalu, Musala Al-Ba'ith, Perumahan Puri Rabhayu, Kelurahan Patam Lestari.
Lanjut Rudi, karena syaratnya Batam bebas Covid-19. Maka dari itu, ia mengaku tak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes).
“Mari kita perangi Covid ini. Terima kasih yang taat prokes, yang belum mari lakukan,” ajak dia.
Rudi kembali mengingatkan Batam tidak punya hasil bumi yang melimpah seperti daerah lain. Namun, sektor jasa merupakan harapan besar bagi daerah yang dekat dengan Singapura dan Malaysia ini.
“Maka dari itu kita berikan kenyamanan bagi mereka,” imbuhnya.
Mereka yang dimaksud Rudi yakni para investor, wisatawan dan siapapun yang mengunjungi Batam.
Tidak heran berbagai pembangunan kini dilakukan di Batam. Jalan-jalan kembali ditingkatkan. Estetika kota terus dikembangkan. Hingga pengembangan pelabuhan, bandara dan fasilitas kesehatan.
“Kita butuh investasi dan wisatawan. Kita butuh mereka stay lama di sini. Maka kita siapkan ini semua,” katanya.
Ia berharap, pandemi selesai Desember mendatang. Selanjutnya, ekonomi akan pulih kembali. Masuknya investasi dan wisatawan akan membuat ekonomi menggeliat.
“Bayangkan, satu wisatawan bawa uang Rp5 juta hingga Rp10 juta, maka banyak uang berputar di Batam. Makanya pembangunan digalakkan, tidak lain untuk kita semua,” ujarnya.















































