- Begini Dampak Positif MBG yang Dirasakan Masyarakat Anambas
- Hino Faisal: Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan untuk Merajut Persatuan dan Kebersamaan Membangun Anambas
- Pesan Ketua Tim Penggerak PKK Memaknai Kemerdekaan dengan Penuh Tanggungjawab Menjaga Persatuan
- Bupati Anambas Ajak Warga Menjaga Persatuan dan Kebersamaan
- DPRD Anambas Paripurnakan Nota Kesepakatan Perubahan KUA PPAS
- Anggota DPRD Anambas Minta Pemerintah Gerak Cepat Bantu Warga Jemaja yang Krisis Air Bersih
- Wakil Wali Kota Medan Terima Audiensi Sultan Deli, Bahas Kenduri Diraja Hingga Revitalisasi Istana Maimun
- Perkuat Sinergitas dan Keterbukaan Informasi, Lanal Tarempa Gandeng Insan Pers
- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
Cabuli Anak Bos, Pria di Sagulung Dibekuk Polisi

Keterangan Gambar : Keterangan gambar : ilustrasi.
KORANBATAM.COM - Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Sagulung membekuk seorang pria berinisial SP (26). Pria tersebut tega mencabuli anak bosnya sendiri yang masih bau kencur berusia 10 tahun.
Pelaku ditangkap, usai ayah korban berinisial S melaporkan tindakannya tersebut ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sagulung.
Kejadian memalukan itu bermula pada Senin (22/3/2021), sekitar pukul 12.00, dan baru terkuak dua hari kemudian. SS menggosok-gosokan alat kelaminnya ke kemaluan anak bosnya.

Keterangan gambar: Pelaku pencabulan anak dibawah umur, berinisial SP.
Saat itu, korban (anak berusia 10 tahun) sedang mandi karena ingin pergi ke rumah neneknya. Ketika korban sedang mandi, pelaku datang. Kemudian menggendong korban dan membawanya ke ruang tamu.
Pelaku melepas celananya, dan perbuatan bejat tersebut dilakukan pelaku dengan mendudukan korban di atas paha pelaku, sambil memeluk. Bahkan, lebih dari itu, pelaku hingga tak mampu menahan diri.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf, mengatakan, penangkapan terhadap pelaku, atas laporan yang masuk ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sagulung dari ayah korban berinisial S.
“Orang tua korban membuat laporan polisi (Polsek Sagulung), setelah anaknya bercerita kepada ayahnya tentang apa yang terjadi,” kata AKP Yusriadi, Sabtu (27/3/2021).
Untuk diketahui, SP telah bekerja selama enam (6) bulan dan tinggal bersama korban. Pelaku SP dipekerjakan sebagai fotografer dengan gaji Rp1,2 juta per bulan.
Tak terima anaknya dicabuli, orang tua korban kemudian menginterogasi pelaku hingga akhirnya pelaku tak lagi bisa mengelak.
“Pelaku sudah kita amankan. Menurut keterangan dari pelaku, ia (SP) baru satu kali melakukan aksi pencabulan tersebut. Kami masih akan mendalami kasus ini dan melakukan penyelidikan lebih lanjut lagi,” ujarnya mengakhiri.
(ilham)

















































