- Polsek Siantan Gelar Nonton Bareng Piala Dunia
- Aneng Minta Cabor Anambas Siapkan Atlit Hadapi Porprov November Mendatang
- Sambut Ulang Tahun Polres Anambas Gotong - royong Bersihkan Rumah Ibadah
- Wali Kota Medan Kerahkan Armada Damkarmat Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
- Jelang HUT Ketiga, Parsibo Berbagi Sukacita dan Motivasi Bersama Anak Yatim di Medan
- Tolak Pengosongan Sepihak, Jemaat POUK Chapel USU Surati Rektor Minta Audiensi
- TMP Sukseskan Liga Top Skor Batam 2026, Wagub Nyanyang Lepas Dua Tim Wakili Kepri ke Babak Nasional
- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
Barang Bukti Sabu dari Dua Tersangka, Dimusnahkan Dit Resnarkoba Polda Kepri

Keterangan Gambar : Pemusnahan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat 2.322,7 di Mapolda Kepri, Rabu (24/3/2021). (insert bawah) Paur Mitra Subbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKP Syarifuddin, Perwakilan PN Batam, Perwakilan Kejari Batam, Perwakilan Granat Kepri, Perwakilan BNNP Kepri, dan Penasehat Hukum dari Kejaksaan.
KORANBATAM.COM - Sebanyak 2.322,7 gram Narkotika jenis sabu dimusnahkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri). Sabu tersebut merupakan pengungkapan kasus terhadap dua orang tersangka berinisial MAK alias IN bin HSH dan IR bin RI.
Dari 2.322,7 gram narkotika jenis sabu tersebut, seberat 123,48 gram disisihkan untuk uji Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri Cabang Riau. Sementara seberat 14 gram untuk pembuktian di persidangan.
“Berdasarkan dari dua laporan polisi (LP) dan Surat Ketetapan Sita (SKS) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, maka didapat barang bukti seberat 2.460,18 gram sabu. Masing-masing barang bukti dari dua LP itu ialah seberat 2.051,28 dan 408.9 gram sabu,” ujar Wakil Direktur (Wadir) Dit Resnarkoba Polda Kepri, AKBP Dasmin Ginting, Rabu (24/3/2021).
Terhadap tersangka, diterapkan Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Pasal 114 ayat (2), dan atau Pasal 112 ayat (2). Dengan ancaman hukuman minimal 5 (lima) tahun penjara dan paling lama 20 tahun kurungan penjara.
Dalam kegiatan itu dihadiri oleh Penata Urusan (Paur) Mitra Sub Bidang (Subbid) Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kepri AKP Syarifuddin, Perwakilan Pengadilan Negeri (PN) Batam, Perwakilan Kejari Batam, Perwakilan Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kepri, Perwakilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, dan Penasehat Hukum dari Kejaksaan.
(ilham)


















































