- Polsek Siantan Gelar Nonton Bareng Piala Dunia
- Aneng Minta Cabor Anambas Siapkan Atlit Hadapi Porprov November Mendatang
- Sambut Ulang Tahun Polres Anambas Gotong - royong Bersihkan Rumah Ibadah
- Wali Kota Medan Kerahkan Armada Damkarmat Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
- Jelang HUT Ketiga, Parsibo Berbagi Sukacita dan Motivasi Bersama Anak Yatim di Medan
- Tolak Pengosongan Sepihak, Jemaat POUK Chapel USU Surati Rektor Minta Audiensi
- TMP Sukseskan Liga Top Skor Batam 2026, Wagub Nyanyang Lepas Dua Tim Wakili Kepri ke Babak Nasional
- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
3. 091 Pegawai BP Batam dapat Vaksinasi AstraZeneca

Keterangan Gambar : Pegawai di lingkungan BP Batam melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Gedung Marketing Center BP Batam, Batam Center, Batam, Kamis (1/4/2021).
KORANBATAM.COM - Setelah vaksinasi pejabat tingkat I hingga IV dilaksanakan pada bulan Maret lalu, kini Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan vaksinasi Covid-19 terhadap 3.091 pegawainya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Marketing Center BP Batam, Batam Center, Kota Batam, itu, dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes), yang terdiri dari dokter beserta perawat RSBP Batam.
Kepala Seksi Pengembangan Layanan Medik Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Maisharah, mengatakan kegiatan vaksinasi Covid-19 pegawai di lingkungan BP Batam dilaksanakan secara bertahap selama 12 hari.
“Sesuai kordinasi dengan Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) BP Batam, kami akan melakukan vaksinasi kepada pegawai kurang lebih 3.091 pegawai BP Batam. Jadwalnya sudah diatur per harinya. Untuk jenis vaksinnya sendiri, kami menggunakan Vaksin AstraZeneca,” kata Maisharah, Kamis (1/4/2021).
Ia juga menjelaskan, bagi pegawai yang sudah terdaftar, akan melakukan tahap registrasi yang nantinya di-input ke aplikasi P-care milik Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Setelahnya, pegawai akan melakukan proses screening atau penyaringan, yaitu mengukur tekanan darah, suhu tubuh, serta konsultasi adanya riwayat penyakit tertentu yang diderita oleh pegawai yang memiliki kontra indikasi terhadap vaksin tersebut.
“Bila lolos screening, maka bisa dilanjutkan ke tahap vaksinasi dengan dosis vaksin sekitar 0,5 cc yang disuntikkan pada bahu kiri. Pegawai yang telah divaksin akan menjalankan proses observasi kira-kira selama 30 menit, untuk melihat apakah pegawai mengalami kondisi pascavaksin, seperti alergi akibat pemberian vaksin,” jelasnya.
Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu, mengatakan bahwasanya, melalui vaksinasi dapat menjadi momentum keberhasilan penanganan Covid-19 dan membangkitkan perekonomian di Kota Batam.
Kepala BP Batam, yang juga merupakan Walikota Batam, Muhammad Rudi, mengingatkan kembali agar setelah divaksin tetap harus menjaga protokol kesehatan.
“Setelah divaksin bukan berarti kita boleh bergerak bebas, kita tetap harus disiplin mengikuti protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat,” kata Muhammad Rudi.
Sumber: BP Batam


















































